Cari Blog Q

Jumat, 02 Januari 2015

BEASTUDI ETOS YOGYAKARTA

PENDAFTARAN BEASTUDI ETOS 2015
Fasilitas Beasiswa
1. Bantuan biaya pendidikan selama 8 semester (4 tahun)
2. Uang saku
3. Asrama mahasiswa selama 3 tahun
4. Pembinaan selama 4 tahun (program persiapan pasca kampus di tahun ke 4)
5. Support prestasi dalam dan luar negeri
6. Bantuan biaya penelitian skripsi
7. pembuatan pasport
Kerjasama dengan Bidikmisi :
Sejak tahun 2014, Beastudi Etos bekerjasama dengan Bidikmisi DIKTI dalam bentuk sinergi program pengelolaan Beastudi Etos Bidikmisi. Oleh karena itu, calon pendaftar Beastudi Etos dharapkan untuk mendaftarkan diri pada seleksi Bidikmisi melalui sekolah masing-masing.
Tahapan seleksi :
1 Januari - 28 Februari 2015 => penerimaan berkas
10 Maret 2015 => Pengumuman Seleksi Administrasi
29-30 Mei 2015 => Tes tulis dan wawacara (disesuaikan pengumuman SNMPTN 2015)
6-13 Juni 2015 => Home visit
20 Juni 2015 => pengumuman akhir
27-28 Juni 2015 => Penandatanganan akad dan komitmen
Universitas rekomendasi :
Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas mulawarman, Universitas Hassanudin, Universitas Pattimura, Institut Tekonologi Sepuluh November.
Persyaratan Umum :
1. Lulus SMA/sederajat dan akan masuk Perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan UM jalur reguler.
2. Diterima pada PTN dan jurusan yang direkomendasikan
Persyaratan Khusus:
1. Formulir Biodata Download di http://beastudiindonesia.net/…/598-seleksi-beastudi-etos-20…
2. Slip Gaji/Surat keterangan penghasilan orang tua (Scan/Softfile)
3. Kartu Keluarga (Scan/Softfile)
4. KTP/kartu identitas lain (Scan/Softfile)
5. Ijazah SMA (bagi yang sudah lulus SMA/sederajat) yang dilegalisir (Scan/Softfile)
6. Pas Foto terbaru berwarna (Scan/Softfile)
7. Foto Rumah (tampak keseluruhan, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi dan dapur)
8. Rekening listrik bulan terakhir (Scan/Softfile)
9. Tulisan tentang perjalan hidup minimal 2 halaman A4 dengan spasi 1 cm
10. Raport Semester (1-5)(Aspek Kognitif)(Scan/Softfile)
Metode Pendaftaran :
PENDAFTARAN ONLINE:
Anda dapat melakukan pendaftaran online di www.bit.ly/SELEKSI-ETOSmengisi biodata lengkap serta berkas lengkap sesuai persyaratan.
PENDAFTARAN VIA EMAIL:
Pengiriman email maksimal 20MB untuk seluruh berkas, dan dikirimkan ke email Panitia Seleksi Nasional: seleksietos@gmail.com dengan subjek email:
NAMA LENGKAP_ASAL SEKOLAH_WILAYAH SELEKSI ETOS
Contoh:
BAHRUL ULUM_SMAN1GARUT_WILAYAH BANDUNG
PENDAFTARAN VIA POS:
Bagi anda yang sulit mendaftarkan diri secara online, bisa melakukan pendaftaran dengan mengirimkan berkas langsung ke Asrama Beastudi Etos terdekat dengan mengirimkan biodata. (Alamat Asrama Etos Jogja: Jl. Popongan Baru RT 16 RW 30 Sinduadi, Mlati, Sleman, DI. Yogyakarta 55824) dan berkas-berkas persyaratan lainnya, paling lambat tanggal 28 Februari 2015 (Cap POS). Selain itu, Anda juga mendaftarkan BIDIKMISI DIKTI melalui sekolah masing-masing. INfo lebih lanjut bisa dilihat diwww.bidikmisi.dikti.go.id
More Info Etos Jogja :
Asrama Beastudi Etos Jogja
Alamat : Jl. Popongan Baru, Sinduadi RT 16 RW 30 , Sleman, Yogyakarta. 55824
Telepon : Nining 08562865302

Kamis, 01 Januari 2015

MENYIKAPI PERUBAHAN?

"Setiap perubahan, pasti membawa korban." Opini semacam ini senantiasa mewarnai  dinamika berbagai perjalanan. Tidak jarang, opini semacam ini telah memunculkan benturan-benturan yang tidak jelas . Tidak jelas rumusan masalah maupun solusinya.
Kita tidak perlu takut dengan pengorbanan itu, karena sejatinya tidak ada yang dikorbankan dalam meniti dan merangkai perubahan itu. Kalau terpaksa ada, sejatinya yang telah kita korbankan adalah perasaan kita sendiri. Perasaan tidak mau berubah.
Perubahan itu mengalir. Seperti mengalirinya air jernih di sungai. Mau tidak mau hukum alam telah menggariskan bahwa air mengalir pada tempat yang lebih rendah.
Barangkali tidak terlalu berlebihan dalam arena pojok ini kalau saya mencoba sedikit berbagi benturan terhadap bagaimana kita menyikapi perubahan itu, perubahan dalam menerima dan memahami sebuah perubahan yang  diakibatkan oleh hadirnya teknologi.
Kita ambil satu saja. Mendengar kata hape, ingatan kita sudah tertuju pada satu alat yang dapat merusak moral bangsa karena ditengarai sebagai penyebar gambar maupun video porno. Begitu buruknya citra hape. Seolah hape tidak lebih dari sebuah virus yang mematikan. Agar tidak mewabah lebih luas, mulai ada wacana membatasi pemakaiannya.
     Ada beberapa sekolah yang telah melarang siswanya membawa hape ke sekolah. Membawa hape ke sekolah dianggap pelanggaran. Barangkali sikap ini tidak salah.  Tidak salah bagi siapa?
Hape adalah benda mati. Benda mati yang dihidupkan. Karena benda mati yang dihidupkan, maka sang hape sudah barang tentu patuh pada yang menghidupkan. Siapa yang menghidupkan, ya kita sebagai pemilik kehidupan dalam hape.
     Roh hape sangat patuh dengan roh kita. Moral hape sangat tergantung dengan moral kita. Selera dan cita rasa hape juga sangat tergantung dengan selera dan cita rasa kita sebagai pemiliknya. Percayalah, hape sangat patuh dan taat dengan pemiliknya.
        Kalau sudah demikian, siapa yang harus dikorbankan?
Jawaban saya singkat: tidak ada!
Kita tidak sedang mencari kambing hitam untuk kita korbankan.
Lalu, siapa yang salah?
Jawaban saya singkat: tidak ada!


Solusinya bagaimana, tolong saya ...........